Kamis, 05 Agustus 2010

Macam - Macam Obat Tradisional, Alami dan Jenis - Jenis Tanaman Obat Herba Serta Kegunaanya dan Manfaatnya

JERUK NIPIS

1) Demam
Petiklah 2 - 4 genggam daun jeruk nipis. Rebus dengan 2 - 4 gelas air. Gunakan air rebusan ini untuk mengompres pasien yang demam. Caranya dengan membasuh kain pada air rebusan dan diperas, lalu ditempelkan pada dahi penderita.

2) Batuk Kronis
Peraslah sebuah jeruk nipis tua. Ambil air perasannya satu sendok teh. Campur dengan kecap manis. Minumlah tiga kali sehari. Cara lain untuk mengobati batuk ialah dengan memanggang jeruk nipis sebentar di atas api hingga diperkirakan air di dalam jeruk nipis mendidih. Biarkan sebentar hingga buah suam-suam kuku. Belah jeruk nipis tersebut, lalu langsung peras ke dalam mulut hingga mengalir ke tenggorokan. Resep ini baik pula untuk menyembuhkan flu.

3) Flu Ringan
Minum air jeruk nipis yang hangat.

4) Penyakit Kurang Darah
Siapkan bahan berupa daun bayam duri 25 g, telur ayam 2 butir, jeruk nipis ½ buah, madu murni 2 sendok makan, serta daun tapak liman 10 g. Daun bayam dan daun tapak liman dibersihkan, lalu ditumbuk dan diambil airnya. Air tersebut dicampur dengan kuning telur, jeruk nipis, dan madu. Aduk sampai rata dan diminum 2 kali sehari.

5) Menghentikan Kebiasaan Merokok
Isaplah sepotong jeruk nipis. Rasanya yang asam segar membuat Anda terangsang untuk minum air putih. Lakukan beberapa kali sehari. Cara ini selain mengurangi keinginan untuk merokok juga membantu membersihkan nikotin yang sudah terdapat pada gigi dan mulut.

6) Bau Ketiak yang tidak Sedap
Siapkan jeruk nipis yang dicampur ke dalam minuman teh, selain dapat menyegarkan tubuh, juga mampu memperlancar keluarnya air kencing.



KECUBUNG

1) Asma
Bagi orang dewasa, kecubung dapat dijadikan rokok yang dihisap penderita. Caranya bunga kecubung dikeringkan, dapat pula 2 daun kecubung dikeringkan. Daun atau bunga kecubung ini lantas dilinting, lalu dibakar dan dihisap seperti rokok. Obat ini sebaiknya tidak dihisap lebih dari 1 batang dalam waktu 6 jam, karena dapat menimbulkan ketagihan sehingga tidak cocok untuk anak-anak.
Penderita asma yang masih sangat muda atau anak-anak dapat menghirup uap bakaran daun atau bunga kecubung. Caranya sama seperti di atas, hanya setelah daun atau bunga dikeringkan, bahan tersebut lantas dibakar.

2) Bisul
Petiklah daun atau bunga kecubung. Tumbuk bahan tersebut. Tempelkan tumbukan bahan ini ke bisul yang sakit. Biasanya bisul akan segera matang dan sembuh.

3) Anus Turun
Bagian batang dan daun tanaman direbus lalu dijadikan obat pencuci anus.



KUMIS KUCING

1) Infeksi Saluran Kencing atau Sering Kencing ( Anyang-Anyangan )
Petiklah tangkai dan daun kumis kucing sebanyak 30 g. Tambahkan daun meniran dan Commelia communis masing-masing 30 g. Rebus dan minumlah.

2) Kencing yang Tersendat dan disertai Rasa Sakit
Daun kumis kucing yang dikeringkan dapat diseduh, seperti teh, lalu diminum dengan gula aren juga berkhasiat.

3) Darah Tinggi
Siapkan daun kumis kucing yang basah dan kering sebanyak 50 g. Daun kumis kucing yang kering dibersihkan lalu direbus dengan air secukupnya. Daun yang segar langsung diseduh dengan air panas. Hasil ramuan keduanya diambil lalu disaring. Ramuan ini sebaiknya diminum segelas sehari.

4) Demam
Siapkan 100 g akar kumis kucing. Cuci hingga bersih. Selanjutnya rebus air sebanyak 2000 cc. Setelah mendidih diamkan air sampai tidak terlalu panas, kemudian disaring dan diambil airnya. Air rebusan ini cukup diminum segelas sehari.

5) Khasiat lain (Menyembuhkan Infeksi Ginjal dan Kencing Batu, Menambah Nafsu Makan, Menghilangkan Panas, dan Mengobati Encok)
Semua bahan tanaman kumis kucing dapat pula direbus atau dikeringkan,
lalu diseduh seperti minum teh.


KUNYIT

1) Disentri
Rimpang kunyit sebanyak 1 - 2 buah direbus dengan 2 gelas air bersama gambir dan kapur sirih secukupnya. Perebusan dilakukan hingga tinggal 1 gelas, lalu disaring dan airnya diminum.

2) Haid yang Tidak Lancar
Dua buah rimpang kunyit, ½ sendok teh ketumbar, ½ sendok teh biji pala, dan ½ genggam daun sri gading ditumbuk hingga halus. Tambahkan air 1 l dan rebuslah hingga mendidih. Airnya lalu disaring dan diminum segelas sehari.

3) Amandel
Ambillah 1 - 2 rimpang kunyit, 1 butir jeruk nipis, dan 2 sendok madu. Rimpang kunyit diparut. Jeruk diperas dan diambil airnya. Campurkan bahan tersebut dengan madu dan ½ gelas air hangat. Aduk dan saringlah sebelum diminum secara rutin 2 gelas sekali.

4) Borok atau Koreng
Sebuah rimpang kunyit yang diparut dan ditambah dengan sedikit minyak kelapa dapat digunakan untuk mengobati borok atau koreng. Caranya, bahan tersebut dicampur, lalu dibungkus dengan daun pisang dan dipangang hingga panas. Oleskan atau tempelkan bahan tersebut pada bagian yang sakit.

5) Membasmi Ketombe
Tumbuk rimpang kunyit yang agak besar. Setelah keluar airnya gosokkan atau pijat sarinya agar mengenai kulit kepala semalam atau paling tidak beberapa jam. Setelah itu, cuci rambut dengan shampo.

6) Bengkak pada Anggota Tubuh karena digigit Serangga atau terkena Ulat Bulu.
Parutlah 2 - 3 rimpang kunyit. Tambahkan ¼ sendok makan kapur sirih dan dicampur merata. Oleskan atau tempelkan bahan tersebut pada bagian yang terkena.


LEMPUYANG

1) Menambah Nafsu Makan
Rimpang lempuyang pahit sebanyak 150 g dicuci hingga bersih. Kemudian parut hingga halus. Rebuslah parutan ini dengan 2500 cc air hingga airnya tinggal separuh. Untuk menghilangkan rasa pahit dapat ditambah gula merah 50 g. Saring terlebih dahulu sebelum diminum. Air ini diminum 3 kali sehari, cukup 1 sendok makan.

2) Batuk Rejan atau Kinghus
Rimpang lempuyang pahit dicampur kayu manis cina dan bawang merah yang sudah dipanggang. Campuran tersebut ditumbuk dan diperas, kemudian diminum hasil perasannya.

3) Alergi Udang atau Ikan Laut sehingga timbul Gatal-Gatal
Iris tipis-tipis rimpang lempuyang pahit, seduh seperti teh, dan diminum setiap hari hingga gejala alergi hilang.

4) Kaki Encok
Rimpang lempuyang pahit ditumbuk, dicampur dengan minyak kelapa dan abu dapur hingga berbentuk tapal. Ramuan ini juga berguna untuk mengobati bengkak-bengkak di badan. Caranya oleskan tapal pada bagian yang bengkak.

5) Rematik di Kaki
Rimpang lempuyang wangi dikupas, lalu dicampur cabe jawa, dilumatkan, dan ditambah nasi kering. Ramuan itu ditempelkan pada bagian tubuh yang sakit.

6) Penambah Darah
Rimpang lempuyang wangi diparut, lalu dicampur dengan gula jawa, dan direbus dengan air secukupnya. Airnya diminum sehari 3 kali sebanyak 1 sendok makan.



LENGKUAS

1) Aneka Penyakit Kulit, seperti Kudis, Koreng, dan Borok
Rimpang lengkuas ditambah bawang putih sebanyak 4 kali rimpang ditumbuk halus dan dijadikan bubur (pasta). Tempelkan pasta tersebut di tempat yang sakit. Untuk kurap menahun,tambahkan sedikit cuka ke pasta tersebut. Selain itu, rimpang segar yang dicacah sampai timbul seratnya dan diberi sedikit cuka dapat digunakan untuk menggosok panu di kulit.

2) Obat Tetes Telinga
Rimpang yang muda ditumbuk dan diperas airnya. Air tersebut dapat diteteskan sebagai obat telinga.

3) Obat Gosok, Pelancar Kemih, dan Obat Penguat Empedu.
Rimpang lengkuas diiris-iris dan direndam dalam alkohol, kemudian digosokkan pada perut.

4) Rematik
Rimpang lengkuas direbus. Airnya yang masih hangat digunakan untuk mandi.

5) Penyakit lain
Rimpang lengkuas yang dijadikan bumbu dapur dicampur dalam masakan sehari-hari juga dipercaya dapat menguatkan lambung dan isi perut, memperbaiki pencernaan, mengeluarkan lendir di saluran pernafasan, menyembuhkan sakit kepala dan nyeri dada, serta menambah nafsu makan.


LIDAH BUAYA

1) Penyubur Rambut
Ambillah daun lidah buaya segar secukupnya dan dibelah. Ambil daging daun yang seperti agar-agar dan digosokkan ke kulit kepala. Selanjutnya rambut dibungkus dengan kain dan biarkan beberapa saat agar meresap ke kulit kepala sebelum dicuci.

2) Mengobati Rambut yang mudah Rontok
Siapkan daun lidah buaya 40 g, daun mangkokan 20 g, daun waru muda 20 g, dan minyak kemiri 50 ml. Tumbuk semua daun tersebut hingga halus. Hasil tumbukan dicampur dengan minyak kemiri. Ramuan ini ditempelkan ke kulit kepala. Biarkan selama beberapa waktu ( lebih lama lebih baik ) sebelum dicuci.

3) Luka bakar atau tersiram Air Panas yang Ringan
Tempelkan daging daun ke bagian tubuh yang sakit.

4) Bisul
Daging daun lidah buaya ditambah garam dan ditempelkan pada bisul

5) Kencing Darah
Petik 15 g daun lidah buaya segar. Peras dan ambil airnya. Tambahkan 30 g gula dan sedikit air beras sebelum diminum.

6) Wasir
Siapkan ½ daun lidah buaya. Buang durinya lalu dicuci bersih. Parut daun tersebut dan tambahkan ½ cangkir air matang dan 2 sendok makan madu. Aduk rata campuran tersebut, lalu disaring. Dengan minum ramuan ini sehari 3 kali diharapkan wasir segera sembuh.

7) Siphylis
Potonglah bunga lidah buaya. Rebus dengan daging dan sedikit air. Air rebusan lalu diminum.




MELATI

1) Digigit Binatang atau Bengkak
Ambillah daun atau bunga melati secukupnya. Giling atau lumatkan hingga halus. Setelah itu, tempelkan pada bagian tubuh yang sakit.

2) Mata Meradang atau Memerah
Petik bunga melati sebanyak 6 g dan direbus. Sebagian air rebusannya dapat diminum dan sebagian lagi untuk membasuh mata.

3) Penguat Rambut atau Mempercepat Tumbuh Rambut
Siapkan 6 daun mangkokan, 2 daun pandan wangi, 6 daun urang-aring, 1 cangkir minyak kelapa, 50 ml minyak wijen, 10 gram kemiri, 2 bunga mawar, 14 bunga melati, dan 4 l air. Minyak kelapa dan minyak wijen dicampur dan dipanaskan. Dedaunan dan kemiri ditumbuk halus. Bunga dicacah kecil-kecil. Semua bahan lantas dicampurkan dan dipanaskan di atas api kecil selama 20 menit. Air rebusan disaring dan dinginkan sebelum dioleskan ke kulit kepala sambil dipijat-pijat. Lakukan hal ini sehari 2 kali sebelum mandi.

4) Produksi ASI Berlebihan
Ambil bunga dan daun melati secukupnya. Memarkan lalu tempelkan di sekitar payudara. Lakukan dengan menggantinya beberapa kali sehari.

5) Susah Tidur atau Insomnia
Ambillah akar melati sebanyak 1 - 1,5 g, lalu dicuci bersih. Tumbuk akar tersebut dan tambahkan air matang secukupnya, lantas disaring sebelum diminum.


PEGAGAN

1) Wasir
Ambillah tumbuhan pegagan berikut akarnya sebanyak 5 tanaman. Setelah dibersihkan, potong-potonglah tanaman ini. Masukkan ke dalam wadah berisi secangkir air panas dan didihkan selama 5 menit. Dinginkan airnya, lalu diminum sedikit demi sedikit. Satu cangkir air tersebut dihabiskan untuk sehari

2) Pembengkakan Hati atau Liver
Ambil 240 - 600 g pegagan segar dan direbus. Airnya diminum secara rutin.

3) Bisul, Tergigit Ular, atau Luka Berdarah
Ambil tanaman pegagan segar, lumatkan, dan tempelkan ke bagian yang sakit.

4) Darah Tinggi
Daun pegagan 20 lembar dan ditambah 3 gelas air, direbus sampai menjadi ¾ nya. Minum air rebusan 3 kali sehari, masing-masing ¾ gelas.

4) Khasiat lain (Campak, Demam, Radang Amandel, Sakit Perut, Kurang Nafsu Makan, Membersihkan Darah, Memperbaiki Jaringan Empedu sehingga proses Pencernaan Lancar )
Petiklah 15 - 30 g pegagan segar, kunyah hingga lumat. Selain itu, dapat juga direbus dan diminum airnya.



PEPAYA

1) Kulit Melepuh karena Panas
Toreh atau potong-potonglah kulit buah pepaya. Tampung getahnya dan oleskan ke kulit yang melepuh. Diamkan selama sehari semalam. Bila bagian yang melepuh cukup luas, buah pepaya dapat diparut dan daging buahnya ditempelkan.

2) Malaria dan Demam
Petiklah daun pepaya muda dan tumbuklah hingga menjadi setengah gelas, tambahkan air ¾ gelas dan sedikit garam. Peras campuran itu dan saring. Cairan ini diminum 3 kali sehari dengan dosis yang sama. Lakukan 5 hari berturut-turut.

3) Digigit Ular Berbisa
Ambillah 5 jari akar pepaya . bersihkan dan tumbuk hingga halus. Tempelkan pada bagian yang terkena gigitan dan balutlah. Gantilah 2 kali sehari.

4) Beruban Sebelum Waktunya
Ambillah 30 biji pepaya dan digongseng, lalu tumbuk hingga halus. Campurkan dengan 1 sendok minyak kelapa. Gosokkan pada kulit kepala yang beruban.

5) Cacing Gelang
Sediakan 2 sendok makan biji pepaya. Giling halus-halus dan seduh dengan ½ cangkir air panas, lalu tambahkan 1 sendok makan madu. Minumlah cairan ini panas-panas.

6) Jengkolan ( Susah Buang Air karena terlalu banyak Makan Jengkol )
Setengah tangkai daun pepaya ditambah 10 lembar daun kacang panjang dan 6 tangkai daun singkong dicuci bersih. Tumbuk bahan tersebut hingga halus. Kemudian ditambah ½ cangkir air masak dan diremas. Tambahkan 1 sendok madu, peras dan saringlah. Larutan ini diminum 1 - 2 kali sehari.

7) Khasiat Lain ( Sakit Pencernaan /Buang Air Besar yang Tidak Teratur, Maag, Sariawan, dan Merangsang Nafsu Makan )
Buah pepaya matang dikonsumsi dalam keadaan segar atau sebagai pencuci mulut.



SAMBILOTO

1) Tipus
Petik 10 - 15 lembar daun sambiloto segar. Tambahkan air secukupnya dan rebus hingga mendidih. Untuk mengatasi rasa daun yang amat pahit, sewaktu meminum dapat dicampur dengan madu.

2) TBC Paru-Paru
Daun sambiloto segar dikeringkan, lalu digiling halus hingga menjadi bubuk. Setelah itu, ditambah sedikit madu dan dibuat bulatan-bulatan pil berdiameter sekitar 0,5 cm. Sebaiknya pil ini diminum dengan air matang 2 - 3 kali sehari. Sekali minum dapat 15 - 30 pil.

3) Batuk Rejan atau Pertusis
Tiga lembar daun sambiloto diseduh dengan air panas dan tambahkan sedikit madu. Minumlah larutan ini 3 kali sehari.

4) Kencing Nanah
Petik 3 batang sambiloto berikut daun-daunnya. Cuci bersih lalu rebuslah dengan 4 gelas air minum hingga tersisa 2,25 gelas saja. Dinginkan air terlebih dahulu, baru disaring. Jika hendak diminum tambahkan madu seperlunya. Lakukan 3 kali sehari masing-masing ¾ gelas.

5) Demam
Daun sambiloto segar ditempelkan ke badan atau dahi penderita.

6) Penambah nafsu makan
Siapkan daun sambiloto 10 helai. Selain itu, siapkan pula kulit dan batang tanamannya sebanyak 50 g. Bahan-bahan ini dicuci hingga bersih, kemudian rebus dengan 3000 cc air. Airnya cukup diminum segelas sehari. Untuk menghilangkan rasa pahit dapat ditambahkan sedikit madu.

7) Hidung Berlendir, Sakit Gigi
Sebanyak 9 - 15 g tanaman segar direbus dan airnya diminum.

8) Obat Tetes Telinga
Tanaman segar dilumatkan dan diperas airnya. Teteskan air tersebut ke telinga.

SIRIH

1) Menghilangkan Bau Badan
Rebuslah 5 lembar daun sirih segar dengan 2 gelas air. Perebusan dilakukan hingga airnya tinggal 1 gelas. Air ini diminum siang hari.

2) Mimisan atau Keluarnya Darah dari Hidung
Ambillah 1 lembar daun sirih segar yang agak muda. Cuci hingga bersih. Daun ditekuk dua lalu tekukannya digulung sebesar lubang hidung. Lantas gulungan daun sirih dimasukkan ke hidung yang berdarah. Lakukan sampai darah berhenti mengalir. Usahakan penderita tetap duduk tegak agar darah tidak mengalir ke belakang rongga hidung.

3) Pembersih Mata yang Gatal atau Merah
Rebuslah 5 - 6 lembar daun sirih muda yang baru dipetik dengan 1 gelas air. Setelah mendidih, air didinginkan. Basuh mata dengan air rebusan tadi sehari 3 kali.

4) Koreng atau Gatal-Gatal
Ambil 20 lembar daun sirih yang cukup tua. Rebus dengan air sekitar 3 - 4 gelas. Gunakan air rebusan yang masih hangat untuk mencuci bagian badan yang terkena koreng atau gatal.

5) Obat Sariawan
Petiklah 1 atau 2 lembar daun sirih. Bersihkan lalu kunyah daun tersebut hingga lumat. Biarkan sebentar di dalam mulut, terutama di bagian yang terkena sariawan.

6) Khasiat lain
Air rebusan daun sirih juga dipercaya dapat menghilangkan bau mulut apabila dikumur-kumur. Selain itu, dapat mengurangi jerawat apabila dibasuhkan ke muka. Daun sirih yang dimakan dengan pinang dan kapur juga diyakini mampu menguatkan gigi agar tak mudah tanggal.


TEMU KUNCI

1) Obat Sariawan
Rimpang temu kunci dapat dikunyah-kunyah, lantas ditelan. Menguyah irisan rimpang bersama pinang, selain dapat menyembuhkan sariawan, juga dapat menyembuhkan penyakit batuk kering.

2) Sukar Kencing atau Perut Kembung pada Anak-Anak
Rimpang temu kunci diparut, lalu dicampur dengan adas pulo sari yang sudah dihaluskan dan dibentuk menjadi tapal atau seperti bedak tebal. Campuran tersebut ditempelkan ke perut anak.

3) Cacing Gelang
Rimpang temu kunci ditumbuk, tambahkan santan kelapa, dan sedikit bubuk belerang, lalu diminum.



TEMULAWAK

1) Mengobati Bau Badan yang Kurang Sedap
Ambillah sebuah rimpang temu lawak. Parut dan rebus dengan air 1 liter dinginkan terlebih dahulu sebelum diminum.
2) Membersihkan Darah
Rimpang temu lawak diiris tipis-tipis, lalu dijemur hingga kering. Rimpang ini diseduh dengan air hangat, kemudian diminum seperti teh. Agar tidak terlalu pahit, sewaktu meminumnya dapat dicampur dengan gula merah.

3) Mengobati Penyakit Kuning (gangguan pada Hati / Lever ), Demam Malaria, dan Sembelit serta memperbanyak ASI
Rimpang diparut dan diperas airnya, kemudian diminum. Dapat juga dengan minum air rebusan rimpang temu lawak yang kering.

4) Badan yang terlalu Capek karena Kebanyakan Bekerja atau sehabis jatuh Sakit
Ambil dan bersihkan rimpang temu lawak sebanyak 50 g. Parut rimpang sampai halus dan ditambahkan air secukupnya, kemudian direbus. Setelah air mendidih, dinginkan, lalu diminum. Lakukan hal ini 2 kali sehari, cukup 1 gelas. Bila perlu dapat ditambahkan madu atau air gula aren agar ramuan lebih enak dan berkhasiat.
Peringatan : penderita sakit ginjal sebaiknya tidak meminum sari temu lawak mentah karena dapat berbahaya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar