Senin, 19 Juli 2010

Macam - Macam Penyakit dan Cara Pengobatanya Secara Tradisional dan Beberapa Obat Tradisional

Beberapa Obat Tradisional dan Jenis - Jenis Penyakit

1. Penyakit nyeri sendi, tulang, dan otot

Penyakit nyeri sendi dan otot banyak diderita orang berusia lanjut. Obat tradisional dapat dimanfaatkan sebagai obat pengganti atau sebagai obat penunjang dari obat moderen. Penggunaannya pada umumnya cukup aman, tetapi penggunaan oleh penderita gastritis kadangkala menimbulkan keluhan nyeri lambung pada obat tradisional yang mengandung jahe sebagai bahan penyusunnya.

Ramuan luar

Bahan:

1. Daun gandarusa segar 25 lembar
2. Kapur sirih 1 sendok teh
3. Air secukupnya

Cara pembuatan & pemakaian:
Daun gandarusa ditumbuk halus, campurkan kapur sirih beserta air secukupnya sehingga menjadi adonan. Campuran berupa adonan dilumurkan pada bagian badan yang sakit 2 x sehari.

Catatan:
beberapa bahan lain yang dapat dipakai sebagai ramuan luar adalah tumbukan jahe, tumbukkan beras, dan kencur.

Ramuan minum 1

Bahan:
Puyang 1 ibu jari
temulawak 2 ibu jari
Gula merah secukupnya
Air 2 gelas

Cara pembuatan dan pemakaian:
Puyang dan temulawak dicuci bersih, kupas, dan iris tipis-tipis. Kedua bahan ditambah gula merah dan air direbus sampai diperoleh 1 gelas ramuan.
Diminum 2 kali _ gelas sehari , pagi dan malam sebelum tidur.

Ramuan minum 2

Bahan:
Kencur 10 biji
Jahe 2 jari tangan
Kayu manis 1 jari tangan
Cengkeh (bunga) 10 biji
Air 3 gelas

Cara pembuatan & pemakaian:
Semua bahan dicuci bersih. Kencur dan jahe diiris tipis-tipis dan kemudian campurkan dengan bahan yang lain dan direbus. Air rebusan sisakan sampai menjadi 1 _ gelas .
Diminum 3 x _ gelas , dapat ditambahkan madu atau gula batu

Catatan:
Pada penderita yang diketahui mempunyai asam urat tinggi dapat ditambahkan daun salam sebanyak 5 lembar.

2. Diabetes mellitus (kencing manis)

Penyakit diabetes mellitus (DM) membutuhkan pengelolaan yang banyak melibatkan penderita. Latihan fisik dan diet teratur serta bebas gula merupakan hal pokok yang harus dilakukan oleh penderita diabetes melitus. Obat tradisional dapat dimanfaatkan pada penderita DM yang tergolong ringan atau sebagai obat penunjang obat moderen pada kasus DM yang sulit turun dengan obat moderen, atau sebagai obat pengganti obat moderen karena adanya efek samping. Penggunaan obat tradisional harus dengan pengawasan tenaga kesehatan melalui konsultasi, pemeriksaan fisik, maupun pemeriksaan laboratoris.

Ramuan 1

Bahan:
Daun salam 10 lembar
Daun sambiloto 1 genggam
Air 2 gelas
Cara pembuatan & pemakaian:
Campur seluruh bahan dan rebus sampai tersisa 1 gelas. Ramuan diminum pagi dan sore masing-masing _ gelas.

Ramuan 2

Bahan:
Biji lamtoro atau petai cina yang sudah tua 3 genggam

Cara pembuatan:
Disangrai atau digoreng tanpa minyak. Setelah kering kemudian digiling halus. Simpan dalam toples.

Cara pemakaian:
Ambil satu sendok teh serbuk, rendam dalam air panas setengah cangkir. Biarkan selama 2-3 jam. Saring dan diminum 1/2 jam sebelum makan. Lakukan 2 - 3 kali sehari

Catatan:
dapat digunakan bahan lain dengan cara yang sama yaitu biji mahoni dengan cara pemakaian, 1/2sendok teh serbuk biji mahoni diseduh dengan sepertiga cangkir air panas. Diamkan selama beberapa jam, saring dan diminum 1/2jam sebelum makan. Lakukan 2-3 kali sehari.

3. Hipertensi (Tekanan darah tinggi)

Penderita hipertensi seringkali harus minum obat seumur hidup. Kejenuhan terhadap obat moderen seringkali mengalihkan penderita hipertensi untuk menggunakan obat tradisional. Penggunaan obat tradisional untuk hipertensi perlu pengawasan dari tenaga kesehatan. Kontrol rutin untuk mengetahui tekanan darah dan keadaan fisik yang lain perlu ditekankan pada penderita hipertensi yang menggunakan obat tradisional agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Ramuan minum 1

Bahan:
Buah mengkudu/pace sebanyak 1 buah ukuran sedang yang sudah cukup tua (masak).

Cara pembuatan & penggunaan:
Cuci bersih dan diiris-iris atau diparut, kemudian peras airnya. Air perasan diminum sekaligus. Diminum 2-3 x sehari

Catatan:
ramuan diatas dapat dikombinasi dengan daun kumis kucing sebanyak 15 – 20 lembar dengan cara direbus.

Ramuan minum 2

Bahan:
Daun apokat segar 5 - 7 lembar.

Cara pembuatan & penggunaan:
Cuci bersih, tambahkan air 2 gelas kemudian rebus sampai diperoleh 1 gelas larutan. Minum sekaligus atau dibagi menjadi 2 kali minum pagi dan sore.

Tanaman lain yang dapat dimanfaatkan untuk menurunkan tekanan darah tinggi :
1. Daun seledri (15 batang direbus, diminum airnya dibagi untuk 2 kali minum sehari atau dimakan dengan seluruh daunnya).
2. Buah belimbing masak (dimakan 3-6 buah sehari).
3. Buah belimbing wuluh (3 buah direbus dan diambil airnya, diminum setelah makan pagi).
4. Umbi bawang putih (2 siung dikunyah dan ditelan dan minum air matang 1 cangkir, lakukan 3 x sehari).
5. Mentimun (dimakan atau diambil airnya, 2-3 x 2 buah sehari).

4. Batuk dan batuk asma

Batuk pilek dapat diobati dengan obat tradisional seperti contoh di bawah ini.

Ramuan minum

Bahan:
Bunga belimbing wuluh 1 genggam
bawang merah 1 siung
Biji pala _ biji
Gula batu& 1 sendok makan
Air matang _ gelas

Cara pembuatan:
Seluruh bahan dicuci, bawang merah diiris menjadi empat, buah pala ditumbuk.
Seluruh bahan dimasukkan dalam mangkok, kemudian dikukus. Setelah dikukus, bahan tersebut diperas saring campur dengan air matang .

Cara pemakaian:
Diminum pagi dan malam masing-masing satu ramuan.
Sedangkan batuk yang disertai dengan asma (napas berbunyi), apabila masih ringan dapat dicoba diobati dengan ramuan berikut ini. Bila sesak semakin hebat atau tidak ada perkembangan membaik setelah diobati selama 3 hari, maka penderita asma harus segera berobat ke tenaga kesehatan.

Bahan:
Patikan kebo 7 pohon
Pegagan 1 genggam
Kencur 3 jari
Gula batu secukupnya
Air matang 1 cangkir

Cara pembuatan & pemakaian:
Seluruh bahan dicuci bersih, tambah sedikit air matang kemudian ditumbuk. Tambahkan sisa air kemudian disaring. Bagian bening ditambah dengan gula batu. Minum seluruh ramuan. Diulang setiap hari sampai sembuh.

5. Gangguan saluran pencernaan

Gangguan pencernaan makanan dapat berupa : Sulit buang air besar/sembelit, perut kembung, sakit mag, dan perut mulas tanpa diare . Ramuan berikut ini dapat dicoba untuk digunakan.

a. Perut mulas (tanpa diare)

Ramuan minum

Bahan:
- Gula pasir _ sendok makan
- Minyak kayu putih

Cara pembuatan & pemakaian:
Gula pasir ditetesi minyak kayu putih, campur. Dimakan, disertai minum teh manis.

b. Maag

Keluhan:
nyeri lambung/ nyeri ulu hati, kembung, mual.

Ramuan minum

Bahan:
Temulawak 2 jari tangan
Pisang klutuk 1 buah
Air 3 gelas

Cara pembuatan & pemakaian:
Pisang klutuk muda diiris tipis-tipis dan dijemur (dapat disimpan untuk sewaktu-waktu dibutuhkan). Temulawak diiris dan dicampur pisang klutuk, tambahkan air, dan direbus sampai tersisa 1 _ gelas. Diminum 3 kali 1/2gelas sebelum makan.

c. Sembelit

Selain minum obat tradisional di bawah ini, juga harus disertai diet tinggi serat dan banyak minum air.

Ramuan minum

Bahan:
Daun saga 1 genggam
Temulawak 1 jari
Asam kawak 3 biji
Air 2 gelas

Cara pembuatan & pemakaian:
Seluruh bahan dicampur dan direbus sampai tersisa 1 gelas. Minum seluruh ramuan pada pagi hari sebelum makan.

d. Perut kembung

Ramuan minum

Bahan:
Biji kedawung secukupnya.

Cara pembuatan & pemakaian:
Biji kedawung disangrai. Buang kulit luarnya, isinya ditumbuk sampai halus. Campur 2 sendok serbuk dengan air dan diminum 2 kali sehari.

Ramuan 2

Bahan :
Daun sembukan 25 lembar
Cara pembuatan & pemakaian:
Daun dimasak, dimakan sebagai sayur

6. Kesehatan Gigi dan Mulut

a. Sakit gigi

Obat tradisional untuk sakit gigi merupakan pertolongan pertama menghilangkan nyeri pada gigi berlubang. Selanjutnya, gigi harus diperiksakan kepada dokter gigi untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

Ramuan luar 1

Bahan:
Cengkeh (bunga) beberapa biji

Cara pembuatan & pemakaian:
Cengkeh disangrai, jangan sampai hangus, haluskan. Bubuk cengkeh dimasukkan ke dalam lubang gigi. Tutup dengan kapas. Atau, kapas dibasahi dengan minyak cengkeh (membeli), kemudian masukkan ke dalam gigi berlubang.

Ramuan luar 2 (obat kumur)

Bahan:
Daun sirih2 lembar
Garam_ sendok teh

Cara pembuatan & pemakaian:
Daun sirih diremas, kemudian diseduh dengan air panas 1 gelas tambahkan garam. Aduk sampai garam larut dan diamkan sampai dingin. Dipakai untuk berkumur.

b. Sariawan

Ramuan minum

Bahan:
Daun poko10 - 20 lembar
Kayu legi 1 potong sepanjang 10 cm
Daun saga segar_ genggam
Daun sirih 3 lembar
Air2 gelas

Cara pembuatan & pemakaian:
Seluruh bahan direbus, didihkan sampai tinggal 1,5 gelas
Minum ramuan sedikit demi sedikit sampai habis dalam satu hari.

7. Menopause

Ramuan untuk wanita yang sudah mengalami menopause ini bermanfaat untuk menghilangkan keluhan yang sering timbul berupa rasa penat di tubuh dan akan memperbaiki pencernaan dan nafsu makan serta agar dapat tidur nyenyak.

Ramuan

Bahan:
Temulawak1 jari
Jahe1 jari
Biji pala _ buah
Biji ketumbar 1/2 sendok teh
Daun lampes10 lembar
Air 2 gelas

Cara pembuatan & pemakaian
Rebus seluruh bahan sampai tersisa 1 gelas air. Dapat diberi gula batu secukupnya. Minum 1 ramuan setiap hari

8. Gangguan Tidur

Gangguan tidur dapat menggunakan ramuan sebagai berikut:

Ramuan

Bahan:
Temulawak1 jari
Kencur 1 jari
Biji pala _ buah
Air 2 gelas

Cara pembuatan & pemakaian:
Rebus seluruh bahan sampai tersisa 1 gelas air. Dapat diberi gula batu secukupnya. Minum 1 ramuan setiap hari malam hari sebelum tidur

9. Pemeliharaan kesegaran tubuh

Pada usia lanjut telah terjadi penurunan fungsi dari organ tubuh, sehingga seringkali mudah merasa lelah. Jamu di bawah ini sangat tepat untuk diminum karena khasiatnya yang baik untuk menjaga kesegaran jasmani pada usila.

a. Beras kencur

Beras kencur dapat meningkatkan nafsu makan, menghilangkan pegal dan penat seluruh tubuh.

Bahan:
- Beras 3 sendok makan
- Asam kawak sebesar 3 butir kelereng
- Kencur 8 jari
- Gula jawa secukupnya sesuai selera
- Kapulogo 2 biji
- Garam secukupnya
- Jahe 2 ibu jari
- Air5 gelas belimbing
- Buah jeruk nipis1 buah

Cara pembuatan & pemakaian
Masukkan air ke dalam panci bersama gula jawa dan asam kawak, kemudian direbus sampai mendidih sambil diaduk agar seluruh bahan larut. Setelah mendidih angkat, tambahkan sedikit garam dan biarkan dingin. Beras direndam dengan air matang. Jahe, kencur dicuci bersih, kupas dan cuci sekali lagi. Seluruh bahan dicuci dengan air panas kemudian tiriskan dan ditumbuk/diblender. Bahan yang sudah halus diperas dan langsung dicampurkan ke dalam larutan gula asam sambil diaduk. Terakhir tambahkan air buah jeruk nipis secukupnya. Diminum 1 - 2 gelas sehari.

b. Cabe puyang

Menghilangkan pegal dan linu di tubuh

Bahan:
- Cabe jawa kering8-10 biji
- Gula jawa secukupnya sesuai selera
- Puyang4 ibu jari
- Garam secukupnya
- Kencur4 jari
- Asam kawak3 biji kelereng
- Kunir_ ibu jari
- Air 5 gelas belimbing
- Beras (sebelumnya direndam air matang)3 sendok makan

Cara pembuata & pemakaian:
Masukkan air ke dalam panci bersama gula jawa dan asam kawak, kemudian direbus sampai mendidih sambil diaduk agar seluruh bahan larut. Setelah mendidih angkat, tambahkan sedikit garam, dan biarkan dingin. Puyang, kunir, kencur cuci bersih kupas, dan cuci sekali lagi. Seluruh bahan dicuci dengan air panas kemudian tiriskan dan ditumbuk/diblender.Bahan yang sudah halus diperas, dan langsung dicampurkan kedalam larutan gula asam sambil diaduk. Minum : 1 - 2 gelas sehari

10.Perawatan perorangan

Dibutuhkan perawatan tubuh untuk menjaga kesehatan kulit, rambut, dan menghilangkan bau badan guna meningkatkan penampilan. Perawatan diri dapat dilakukan dengan mandi sauna 1 kali sebulan untuk menyegarkan tubuh dan menghilangkan bau badan. Di samping itu, perawatan rambut seminggu 2 kali sangat baik untuk mencegah kerontokan dan menjaga kesehatan rambut dengan menggunakan tanaman obat.

a. Mandi sauna
Untuk mandi sauna dapat digunakan bahan-bahan sebagai berikut: daun beluntas secukupnya, bunga mawar atau melati secukupnya, dan minyak kayu putih 3 - 4 tetes. Dimasukkan dalam air panas/mendidih sebanyak 5 liter/1 ember. Duduk di kursi atau bangku dari rotanyaman atau yang berlubang-lubang dan letakkan ember berisi ramuan dan air panas di bawahnya. Tutup seluruh tubuh mulai leher sampai kaki dengan kain sarung sehingga uap air tidak keluar. Untuk menghilangkan bau badan, selain dengan mandi sauna juga dapat dimakan daun beluntas sebagai sayuran.

b. Pemeliharaan rambut
- Untuk mencuci rambut dapat digunakan rendaman air abu tangkai buah padi kering (merang) sebagai ganti shampo. Kemudian bilas dengan air sampai bersih. Bilas lagi dengan air jeruk purut (1 buah diencerkan kedalam 4 gelas air), dan terakhir bilas dengan air.
- Mencegah rambut rontok dapat digunakan minyak kemiri buatan sendiri. Bahan biji kemiri sebanyak 100 biji yang dilumat dengan air 2 gelas, kemudian dididihkan sampai keluar minyak. Saring dan minyak yang dihasilkan digosokkan pada kulit kepala 2-3 kali seminggu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar