Jumat, 23 Juli 2010

Khasiat dan Manfaat Daun Sambiloto Sebagai Tanaman Obat Tradisional, Alami dan Obat Segala Penyakit





Saya jadi bertanya-tanya sendiri mengapa tiba-tiba terlintas ide di kepala untuk menulis tentang tanaman yang wujud aslinya saja saya belum pernah lihat. Apakah mungkin ini panggilan jiwa saya sebagai seorang DJ ya? Apa hubungannya coba? Ada dumz kan DJ singkatan dari Dol Jamu bukan Disc Jockey apalagi Horse Jockey



Yap sambiloto, jika pertama kali mendengar namanya, pasti pikiran kita nggak bakal jauh-jauh dari tanaman obat-obatan (istilahnya zaman sd yaitu apotek hidup pas pelajaran KPDL, inget ga?) atau jamu-jamuan. Atau bahkan mungkin ada yang bertanya-tanya dan belum pernah mendengar sama sekali nama tanaman ini.

Saya baru tahu ada tanaman bernama sambiloto saja baru-baru ini waktu liburan semesteran di Semarang. Ayah, ibu, dan pembantu saya hobi minum segelas cairan berwarna hitam yang disinyalir sebagai air rebusan daun sambiloto. Tadinya saya tidak peduli karena keluarga saya sudah sering mencoba minum jamu-jamu begituan. Dulu pernah ayah saya tiap hari minum temulawak, minum sari buah merah, rebusan daun sereh, rebusan daun jarak, teh bunga rosella, dll. Asal saya tidak dipaksa buat minum tidaklah masalah karena pada dasarnya saya tidak terlalu suka minum jamu karena rasanya pahit, mending makan chiki =). Paling pol saya cuma doyan jamu beras kencur soalnya rasanya manis dan kunyit asam karena jamu bulanan, hohoho...



Tapi ketika melihat sebuah tayangan di televisi ternyata sambiloto telah menjadi semacam tren jamu-jamuan, haiah, yang kata penyiarnya di TV punya banyak manfaat. Saya pun jadi penasaran apakah benar air hitam yang selama ini ditawarkan ayah pada saya dengan iming-iming bisa cepet langsing (tapi saya gag percaya) dan kata pembantu saya bisa bikin muka mulus, huh ada-ada saja (ini saya agak pengen percaya) benar-benar punya khasiat yang dahsyat atau hanya rumor belaka. Mari kita simak sedikit temuan berikut.



Katanya…



Sambiloto (Andrographis paniculata) membantu imunitas tubuh melalui peningkatan daya fagositosis leukosit. Itu diperoleh berkat kerja sama 4 jenis senyawa lakton utama, yaitu deoksiandrografolida, andrografolida, neoandrografolida, dan didehidroandrografolida (gag ngerti, sumpah, ini kata Trubus, tolong dijelaskan bagi yang tahu). Daun Andrographis paniculata juga disinyalir mengandung saponin, (lavonoida dan tannin)----->ini saya juga gag ngerti



Khasiat bakal terasa setelah rutin meminum rebusan 5 gram daun kering sambiloto dalam 2 gelas air. Jika menggunakan daun segar dosisinya 30 lembar daun dan direbus dalam 2 gelas air. Sambiloto ada di sekitar kita dan mudah didapat. Dengan rutin mengkonsumsi herba ini berarti memperkokoh pertahanan tubuh. Herba ini juga berkasiat sebagai obat demam, untuk obat demam dipakai ± 5 gram herba segar Andrographis paniculata, diseduh dengan 1 gelas air matang panas, setelah dingin disaring. Hasil saringan diminum sehari dua kali sama banyak pagi dan sore.



Penyakit Yang Dapat Diobati<<<<<<>>>>>>>>>>>????????????





Waktu saya bertanya pada ibu saya apa sih sebenarnya tujuan ibu saya minum rebusan daun sambiloto. Ibu saya bilang buat ngilangin pegel-pegel. Halah. Apakah fenomena ini benar? Silakan buktikan sendiri. Kalo saya mending minum susu daripada minum jamu yang katanya rasanya pait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar