Senin, 02 Agustus 2010

Obat Sakit Ambein, Wasir Secara Alami Serta Ramuan - Ramuan Herba, Tradisional

Ambeien yang disebut juga Ambei, Wasir dan Bawasir ini terjadi pada poros usus,
yang antara lain disebabkan oleh : makanan yang sukar dicerna, terlalu banyak
makan daging, banyak minum alcohol, banyak duduk dan kurang bergerak, serta
kerja yang berat.


Gejalanya ialah :
Poros usus terasa sakit, gatal dan menonjol keluar.
Bila buang air besar keluar darah.
Pengobatan yang radikal untuk menyembuhkannya adalah dengan cara dioperasi, dengan memotong poros usus yang menonjol keluar.
Secara tradisional, penyakit ini dapat disembuhkan dengan resep-resep di bawah ini :

Bahan :

Daun patikan Cina ( Europorbia prostrate, Ait.) = 10 gr.
Meniran (Phyllanthus Ninuri, L.) = 7 gr.
Bawang merah ( Allium cepa, L.) = 7 gr
Adas Pulosari ( Foeniculum vulgare, Mill.) = 15 gr.
Jinten putih ( Coleus Aromaticus Benth) = 7 gr
Gula batu secukupnya.


Cara Pembuatan :
Semua bahan direbus jadi satu dengan 1 liter air, biarkan hanya tinggal ½ liter.

Cara menggunakan :
Diminum 3 atau 4 kali sehari.

Buah Mengkudu, Obat Penyakit Amandel Secara Alami dan Baik Buat Kesehatan



Amandel adalah penyakit kerongkongan, yang banyak menyerang anak-anak. Amandel
yang membengkak dapat berbahaya bila tidak cepat-cepat diobati, karena dapat
menutup jalannya pernapasan.

Gejalanya :

1. Rasa sakit untuk menelan makanan,
2. Pernapasan kurang lancer.
3. Badan lemas, malas dan banyak ngantuk.
4. Badan jadi panas.

Penyembuhan secara medis dilakukan dengan cara dioperasi, yaitu membuang daging yang membesar di kerongkongan penderita.
Secara tradisional, amandel ini dapat disembuhkan dengan resep-resep berikut ini :

Bahan :
· Buah mengkudu (Morinda citrifolia, L.) = 1 buah (yang tua)
· Madu murni = secukupnya.

Cara membuat :
Buah mngkudu diperas, disaring dan ditambah sedikit dengan air panas.
Masukkan air perasan tersebut ke dalam gelas, lalu diaduk dengan madu.

Cara menggunakan :
Cara minumnya jangan langsung ditelan, tetapi biarkan beberapa menit dalam mulut (dikumur), kemudian baru ditelan.
Diminum 3 kali sehari, lakukan selama 1 minggu.