Kamis, 22 Juli 2010

Sarang Semut Obat Sakit Kangker Secara Alami, Tradisional

Sekilas Tentang Masalah Kanker Hati

Kanker hati adalah kanker yang tumbuh dan berkembang pada sel atau jaringan hati. Penyebab kanker jenis ini masih belum diketahui secara pasti tetapi kemungkinan bersifat genetik atau karena pengaruh lingkungan yang bersifat karsinogen.

Faktor Resiko Terserang Kanker Hati

1. Penderita sirosis hati.
2. Virus hepatitis B.
3. Perokok dan peminum alkohol.
4. Gangguan metabolisme.

Beberapa ganguan metabolisme dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker hati misalnya kelainan yang menyebabkan penumpukan zat besi dalam hati.

Gejala Kanker Hati

1. Adanya massa di sebelah kanan atas perut.
2. Tangan dan kaki membengkak.
3. Lemah, hilang nafsu makan, penurunan berat badan, demam dan menggigil.
4. Kulit dan putih mata menguning.
5. Feses berwarna kehitaman dan urine berwarna seperti air teh.

Pencegahan Kanker Hati

Biasanya, pada stadium awal kanker ini sulit didiagnosa. Oleh karena itu, prinsip utama pencegahan kanker hati adalah dengan melakukan skrining kanker hati sedini mungkin. Selain itu, ada langkah-langkah pencegahan yang dapat diambil, antara lain:

1. Menghindari rokok dan minuman beralkohol.
2. Melakukan vaksinasi hepatitis.

Obat Kanker Hati
Selain pengobatan kanker secara medis, ada pula obat kanker alami yang dapat mengatasi penyakit kanker hati. Sarang Semut (Myrmecodia pendans) merupakan tanaman yang berasal dari belantara hutan Papua yang secara tradisional telah digunakan oleh penduduk asli Papua untuk mengobati berbagai penyakit secara turun-temurun. Dan sekarang telah banyak diminati sebagai salah satu pengobatan kanker yang ampuh.

Hasil penelitian modern membuktikan bahwa tanaman ini mengandung senyawa aktif penting seperti flavonoid, tokoferol, polifenol, dan kaya akan berbagai mineral penting yang berguna sebagai anti-oksidan dan anti-kanker sehingga sangat tepat digunakan sebagai obat kanker dan tumor, ujar Dr. M. Ahkan Subroto, Ahli Peneliti Utama dari Pusat Bioteknologi LIPI.

Flavonoid dalam tubuh manusia berfungsi sebagai antioksidan sehingga sangat baik sebagai pencegah dan obat kanker. Banyak mekanisme kerja dari flavonoid yang sudah terungkap, misalnya inaktivasi karsinogen, antiproliferasi, penghambatan siklus sel, induksi apoptosis dan diferensiasi, inhibisi angiogenesis, serta pembalikan resistensi multi-obat atau kombinasi dari mekanisme-mekanisme tersebut. Kemampuan Sarang Semut secara empiris sebagai obat kanker atau tumor, TBC, dan encok/rematik berkaitan kuat dengan kandungan flavonoid Sarang Semut.

Selain itu, Sarang Semut juga mengandung tokoferol. Penelitian menunjukkan bahwa alfa-tokoferol pada konsentrasi 12 ppm telah mampu meredam radikal bebas hingga 96%. Sedangkan Sarang Semut kaya akan antioksidan tokoferol, sampai sekitar 313 ppm. Maka tidak heran herbal ini dikenal memiliki reaksi yang cepat dalam membantu menumpas kanker, tumor, dan berbagai bentuk benjolan yang bisa menjadi tumor atau kanker.

Dalam uji in vitro, terbukti bahwa Sarang Semut ampuh sebagai obat kanker. Yang membuktikan keampuhan itu adalah Qui Kim Tran dari University National of Hochiminch City dan koleganya Yasuhiro Tezuka, Yuko Harimaya, dan Arjun Hari Banskota. Ketiga orang sejawat Qui itu bekerja di Toyama Medical and Pharmaceutical University. Dalam penelitiannya Qui Kim Tran menggunakan Sarang Semut yang berbobot 2-3 kg, kemudian diekstrak dengan berbagai pelarut seperti air, methanol, dan campuran methanol-air. Mereka lalu menumbuhkan 3 sel kanker yang amat metastesis alias mudah menyebar ke bagian tubuh lain seperti kanker serviks, kanker paru, dan kanker usus.

Masing-masing hasil ekstraksi itu lalu diberikan kepada setiap sel kanker. Hasilnya sungguh menakjubkan, Sarang Semut ternyata mempunyai aktivitas antiproliferasi yang kuat! Yaitu menghambat penyebaran sel-sel kanker, yang bahkan penyebarannya cepat dan abnormal. Dalam banyak kasus yang dilaporkan penderita kanker hati sudah merasakan hasilnya dalam waktu 1-2 bulan saja!

Tanaman herbal ini telah terbukti secara empiris menyembuhkan berbagai penyakit dan jenis kanker serta tumor, termasuk kanker hati. Dengan Sarang Semut Anda dibantu mendapatkan kesembuhan dan kesehatan yang maksimal tanpa mengeluarkan banyak uang, tanpa harus melalui proses pengobatan yang panjang dan menyakitkan, juga tanpa harus mengalami berbagai efek samping negatif.

Macam - Macam Obat Alami, Tradisional Untuk Bayi , Anak

Berikut sejumlah obat dan bumbu dapur yang biasa digunakan sekaligus
kegunaannya :

Bawang Merah
Untuk menurunkan demam, parut bawang merah secukupnya, balurkan di tubuh
bayi/anak.Untuk borok, 3 siung bawang merah
dan 2 jari rimpang kunyit dicuci,diparut, lalu dicampur dengan 2 sendok
minyak kelapa baru.Hangatkan diatas api kecil
sambil diaduk.Setelah dingin, oleskan pada bagian tubuh yang sakit
sebanyak 2 kali sehari.Untuk masuk angin, 8 siung
bawang merah, dicuci, tumbuk halus, campurdengan air kapur sirih
secukupnya. Balurkan di punggung, leher, perut dan kaki.

Jahe
Untuk menghilangkan masuk angin, perut kembung dan kolik pada
anak.Caranya, 1/4 sendok teh bubuk jahe kering
dilarutkan dalam 1/2 cangkir air panas. Berikan 1-2 kali per hari sesuai
umurnya.

Kunyit (kunir)
Untuk diare, 1/2 jari kunyit dan 3 lembar daun jambu biji muda segar
dihaluskan, campur dengan 1/2 cangkir air, lalu
diperas. Setelah disaring, diminumkan pada anak . Untuk kulit berjamur
atau becak putih jamur/ruam popok karena
pemakaian diapers, parut kunyit lalu oleskan.

Daun jambu Biji (jambu klutuk, jambu batu)
Untuk diare, 3 lembar daun jambu biji muda dan segar dicuci bersih,
tumbuk halus, beri 1/2 cangkir air matang hangat,
diperas dan diambil airnya.Beri garam secukupnya sebelum diminumkan pada
anak.Air perasan diberikan pada anak
sekehendaknya.

Belimbing wuluh (belimbing asam, belimbing buluk)
Biasanya digunakan untuk obat batuk anak. Caranya, kukus (dalam panci
kecil tertutup selama beberapa jam) satu
genggam (sekitar 11-12 gram) bunga belimbing wuluh segar, 5 butiradas, 1
sendok makan gula batu dan 1/2 gelas air.
Saring dan minumkan 2-3 kali per hari dengan dosis sesuai usia anak.

Mengkudu (pace)
Untuk meringankan perut kembung pada bayi. Caranya, panaskan daun
mengkudu diatas api beberapasaat, lalu olesi
minyak kelapa segar / yang baru. Tempelkan pada perut anak sewaktu
hangat. Bisa diulang beberapa kali.

Kemiri
Berkhasiat menyuburkan rambut bayi. Caranya, minyak kemiri dioleskan
pada kepala bayi/anak sambil dipijat perlahan
setiap malam. Pagi hari rambut disampo dan dibilas dengan air hangat
hingga bersih. Minyak kemiri ini lebih baik yang
sudah jadi.

Air Kelapa Muda
Dapat digunakan untuk obat muntaber karena air kelapa muda banyak
mengandung mineral kalium, yang banyak keluar
ketika anak muntaber. Dosisnya tak ada takarannya, sekendak anak.

Brotowali (Putrawali, andawali)
Untuk pemakaian luar bermanfaat menyembuhkan luka-luka dan gatal-gatal
akibat kudis (scabies). Caranya, 2-3 jari
batang brotowali dipotong kecil-kecil, rebus dengan 6 gelas air. Setelah
mendidih, biarkan selama 1/2 jam. Saring air dan
gunakan untuk mengobati luka serta gatal-gatal.

Jeruk Nipis
Untuk mencairkan dahak dan obat batuk anak. Caranya, campur 1 sdm air
perasan jeruk nipis, 3 sdm madu murni, 5
sdm air matang, lalu ditim selama 30 menit.
Takaran minum bayi antara
usia 6-1 tahun : 2 kali 1/2 sdt ; anak 1-3 tahun :
2 kali 1 sdt; anak 4-5 tahun : 2 kali 1 1/2 sdt. Cara lain, potong 1
buah jeruk nipis, peras airnya, taruh dalam gelas
/cangkir. Tambahkan kecap manis, aduk. Takaran minum untuk anak, 3 kali
1 sdt per hari.

Kentang
Untuk obat bisul. Caranya, parut kentang dan peras. Oleskan sari air dan
parutan kentang segar dioleskan pada bisul 3-
4 kali per hari Bisa pula untuk ruam kulit yang disebabkan biang
keringat atau keringat buntet (miliaria), karena sifat
kentang yang mendinginkan.


Banglai (bangle, panglai, manglai, pandhiyang)
Untuk menenangkan bayi dan anak yang sering rewel pada malam
hari,balurkan parutan banglai segal di kening dan
badan anak.

Minyak zaitun
Untuk mengobati kerak kepala atau ketombe pada bayi (craddle
crap),sebanyak 1-2 kali per hari dioleskan pada kulit
kepala.

Lidah buaya
Untuk mengobati luka bakar pada bayi dan anak. Caranya dengan
mengoleskan daging daun lidah buaya pada seluruh
permukaan kulit yang menderita luka bakar.

Daun pepaya.
Berkhasiat meningkatkan nafsu makan, menyembuhkan penyakit malaria,
panas,beri-beri dan kejang perut. Caranya,
daun pepaya muda ditumbuk, diperas, saring, lalu minum airnya.

Temulawak (koneng gede)
Untuk menambah nafsu makan. Caranya, 150 gram temulawak 50 gram kunyit
segar dikupas, iris tipis,rendam dalam
500 cc madu kapuk dalam toples tertutup selama 2 minggu.Setelah 2 minggu
ramuan siap untuk digunakan.Aturan
minum 1 sendok makan madu temulawak dilarutkan dalam 1/2 cangkir air
hangat, diminum pagi dan sore.

Kencur
Untuk meringankan batuk pada anak. Caranya, 5 gram kencur segar dicuci
bersih, parut, lalu tambahkan 2 sdm air putih
matang dan diaduk. Setelah disaring, tambahkan 1 sdm madu murni. Berikan
2-3 kali sehari.

Adas (fennel)
Teh adas dapat dipakai untuk meringankan bayi yang menderita kolik atau
yang kesakitan akibat erupsi (keluarnya) gigi.
Untuk obat masuk angin dan kolik, caranya 1sdt teh adas dilarutkan
dengan 1 cangkir air mendidih, aduk hingga larut.
Setelah agak dingin, larutan dapat diminumkan pada bayi/anak dengan
takaran sesuai umurnya.

Selamat mencoba semoga artikel yg aku tulis bisa bermanfaat bagi pembaca artikel ini.